the oficial website of ppi polandia

Film Indonesia dan "Indonezja, po drugiej stronie raju" di Jagiellonian University

Indonezja, po drugiej stronie raju” di Jagiellonian University

Liputan oleh: Eko Budiyanto, Jagiellonian University

Jagiellonian University (UJ) merupakan salah satu universitas di Polandia yang menawarkan mata kuliah bahasa, ekonomi, sosial dan budaya Indonesia di bawah naungan Institut Timur Tengah dan Timur Jauh. Oleh karena itu, Institut Timur Tengah dan Timur Jauh UJ berinisiatif mengadakan rangkaian kegiatan pemutaran film-film Indonesia dan presentasi buku “Indonezja, po drugiej stronie raju”.

Simona Sienkiewicz, organisator acara dan merupakan mahasiswa S3 di UJ yang menekuni studi tentang Indonesia mengatakan bahwa tujuan diadakannya acara tersebut adalah untuk mempromosikan studi Asia Tenggara Institut Timur Tengah dan Timur Jauh UJ.

Pada acara yang bertempat di Auditorium Maximum UJ tersebut, tanggal 11 Mei 2017 diputar film berjudul “Merantau” karya sutradara Gareth Evans dan seminggu kemudian diputar film “Kala” karya sutradara Joko Anwar. Pemutaran film dilanjutkan pada tanggal 25 Mei 2017 dengan film besutan Nan T. Achnas berjudul “the Photograph”. Sebagai informasi, film ini memenangkan dua penghargaan pada 43rd Karlovy International Film Festival di Republik Ceko. Pada acara tersebut, peserta juga diajak berdiskusi dengan dr Agnieszka Mikrut-Żaczkiewicz, pengajar di UJ yang memiliki spesialisasi di bidang perfilman Timur Jauh. Kamila, mahasiswa UJ, mengaku terkejut dengan film-film Indonesia. Dia tidak menyangka film laga mampu memberikan akhir yang menyentuh, plot cerita yang menarik di film kedua dan sesuatu yang belum pernah dia lihat sebelumnya di film ketiga. Kamila mengatakan bahwa dia sangat tertarik dan akan menonton film-film Indonesia lainnya.

Rangkaian acara yang kedua adalah pertemuan dengan Anna Jaklewicz, seorang traveller, arkeolog dan fotografer yang pernah tinggal di Indonesia. Acara ini dilaksanakan pada 19 Mei 2017 di Biblioteka Jagiellońska. Anna menpresentasikan tentang petualangannya di pedalaman Sulawesi, tepatnya di Bugis dan Tana Toraja. Anna memaparkan tantang bissu, gender kelima dalam budaya Bugis dan tradisi pemakaman di Tana Toraja. Pengalaman-pengalaman menarik tersebut ia terbitkan dalam sebuah buku berjudul “Indonezja, po drugiej stronie raju (Indonesia, sisi lain dari surga)”. Sebagai informasi tambahan, UJ Press dan Centre for Comparative Studies of Civilisations UJ juga akan mengadakan acara serupa, yaitu diskusi dan promo buku „Dajakowie. Wolni ludzie z Borneo” yang ditulis oleh Patrycja Paula Gas pada 13 Juni 2017 pukul 17.00 di Biblioteka Jagiellonska.

Para peserta yang merupakan warga Polandia sangat antusias dengan acara-acara tersebut. Sangat menarik menjumpai fakta bahwa warga Polandia ternyata sangat menghargai budaya Indonesia, dan mungkin lebih mengerti Indonesia daripada warga negara Indonesia itu sendiri. Jadi, sebagai generasi terdidik sudah seharusnya kita melestarikan kekayaan budaya Indonesia.

“Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan

apa yang kamu berikan kepada negaramu!”

Galeri foto:

Add Comment